BULETIN BY KAK BISRI
Terbit 19-10-2026
Deskripsi
BULETIN – STRATEGI REDAKSI, PENULISAN LAPORAN, DESAIN CANVA, SERTA DISTRIBUSI CETAK DAN DIGITAL
Pemateri: Muhammad Khasanul Bisri
Sasaran: Pengurus Organisasi, Pelajar, Tim Redaksi Buletin, dan Generasi Muda
Lokasi Kegiatan: Tidak tercantum dalam dokumen
Tanggal pada Materi: 16 Oktober 2026
Jumlah Halaman: 13 Halaman
Kategori: Jurnalistik, Literasi Digital, Desain Grafis, Publikasi Organisasi, Fotografi, dan Media Informasi
DESKRIPSI SINGKAT
Materi Buletin yang disusun oleh Muhammad Khasanul Bisri membahas strategi pengelolaan media publikasi organisasi, mulai dari pembentukan tim redaksi, penyusunan rubrik, teknik penulisan laporan, hingga desain menggunakan Canva dan distribusi cetak maupun digital. Materi ini memperkenalkan pentingnya buletin sebagai sarana dokumentasi kegiatan, komunikasi organisasi, serta wadah pengembangan kreativitas anggota. Melalui pembahasan mengenai struktur redaksi, unsur berita 5W+1H, tata letak, tipografi, kualitas visual, dan teknik ekspor publikasi, peserta diharapkan mampu memahami proses pembuatan buletin yang informatif, menarik, terstruktur, dan mudah diakses oleh pembaca.
Baca Selengkapnya Tampilkan Ringkasan
DESKRIPSI LENGKAP MATERI
Perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan berbagai peluang bagi organisasi untuk menyampaikan informasi, mendokumentasikan kegiatan, dan memperkenalkan program kepada masyarakat. Salah satu media komunikasi yang dapat digunakan adalah buletin, yaitu publikasi berkala yang memuat informasi, berita kegiatan, dokumentasi, serta berbagai konten yang berkaitan dengan aktivitas suatu organisasi.
Buletin memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi internal maupun eksternal organisasi. Melalui penerbitan yang terencana, berbagai kegiatan, prestasi, pengalaman, dan pencapaian dapat didokumentasikan secara sistematis serta disampaikan kepada anggota maupun pihak lain yang membutuhkan informasi.
Melalui materi Buletin: Strategi Redaksi, Penulisan Laporan, Desain Canva, serta Distribusi Cetak dan Digital, Muhammad Khasanul Bisri memperkenalkan tahapan penyusunan media publikasi organisasi, mulai dari perencanaan konten, pembentukan tim redaksi, pengelolaan rubrik, penyusunan laporan, pengaturan desain visual, hingga proses penerbitan dan distribusi.
Materi yang bertanggal 16 Oktober 2026 ini menekankan bahwa pembuatan buletin tidak hanya berkaitan dengan keterampilan desain grafis, tetapi juga membutuhkan kemampuan organisasi, kerja sama tim, pengumpulan informasi, penulisan berita, penyuntingan, dan pengelolaan media publikasi.
PENTINGNYA PENERBITAN BULETIN BAGI ORGANISASI
Salah satu pembahasan utama dalam materi ini adalah alasan mengapa organisasi perlu memiliki media publikasi berupa buletin. Buletin dapat berfungsi sebagai sarana dokumentasi resmi, media komunikasi, sekaligus wadah untuk mengembangkan kreativitas anggota organisasi.
1. Dokumentasi Resmi
Buletin menjadi sarana untuk merangkum catatan tahunan, prestasi, kegiatan, dan capaian program kerja organisasi. Informasi yang disusun dalam buletin dapat menjadi dokumentasi perjalanan organisasi sekaligus bahan referensi untuk kegiatan berikutnya.
2. Jembatan Komunikasi
Buletin membantu menghubungkan informasi positif antara siswa, guru, alumni, dan orang tua. Melalui media publikasi yang tertata, organisasi dapat menyampaikan perkembangan kegiatan, pencapaian, serta informasi penting secara lebih luas dan mudah dipahami.
3. Wadah Kreativitas
Pembuatan buletin memberikan kesempatan kepada anggota organisasi untuk mengembangkan keterampilan jurnalistik, fotografi, dan desain visual. Proses tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran dalam menghasilkan karya yang kreatif sekaligus memiliki nilai informasi.
Ketiga fungsi tersebut menunjukkan bahwa buletin tidak hanya menjadi sarana penyampaian berita, tetapi juga bagian dari penguatan identitas, dokumentasi, dan pengembangan kemampuan anggota organisasi.
PILIHAN FORMAT PUBLIKASI BULETIN
Materi memperkenalkan beberapa alternatif format penerbitan buletin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, ketersediaan sumber daya, serta karakter pembaca.
1. Buletin Cetak
Buletin cetak merupakan publikasi dalam bentuk fisik yang dapat ditempatkan di perpustakaan, majalah dinding, dan ruang tamu. Materi memberikan contoh penggunaan ukuran A4 atau format buklet A5 dengan bahan art paper. Publikasi cetak memungkinkan pembaca mengakses informasi secara langsung melalui media fisik.
2. Buletin Digital
Buletin digital dapat diterbitkan dalam format PDF interaktif yang nyaman diakses melalui telepon pintar. Format ini memudahkan penyebaran informasi kepada siswa dan anggota organisasi tanpa memerlukan biaya pencetakan.
3. Strategi Hibrida
Strategi hibrida menggabungkan penerbitan cetak dan digital melalui penggunaan satu desain utama. Materi memperkenalkan pemanfaatan Canva untuk membuat desain yang dapat disesuaikan menjadi dua format tersebut. Selain itu, kode QR dapat ditempatkan pada media fisik untuk mengarahkan pembaca menuju buletin digital.
Melalui pemilihan format yang sesuai, organisasi dapat mempertimbangkan aspek kemudahan akses, efisiensi biaya, ketersediaan media, serta jangkauan penyebaran informasi.
PENYUSUNAN TIM REDAKSI BULETIN
Penerbitan buletin membutuhkan pembagian peran yang jelas agar proses pengumpulan informasi, penulisan, penyuntingan, desain, dan penerbitan dapat berjalan secara terkoordinasi. Oleh karena itu, materi membahas struktur tim redaksi beserta tanggung jawab masing-masing bagian.
- Pelindung. Merupakan posisi atau jabatan struktural tertinggi dalam susunan tim redaksi sebuah penerbitan buletin.
- Pembina. Bertanggung jawab memberikan bimbingan, pengawasan, dan arahan kepada tim redaksi selama proses penerbitan media berkala.
- Pemimpin Redaksi. Bertugas menentukan tema utama edisi, pembagian rubrik, serta jadwal dan tenggat waktu produksi.
- Penulis Naskah. Bertugas mengumpulkan informasi melalui wawancara dengan panitia dan peserta serta melakukan peliputan terhadap kegiatan yang berlangsung.
- Fotografer. Bertanggung jawab mengambil, memilih, dan menyediakan foto atau dokumentasi visual yang akan diterbitkan dalam buletin.
- Desain Grafis. Bertugas menata halaman menggunakan aplikasi penyuntingan serta mendukung pemeriksaan ketepatan bahasa pada naskah sebelum dipublikasikan.
Pembagian tugas tersebut membantu setiap anggota memahami tanggung jawabnya. Dengan koordinasi yang baik, proses penerbitan diharapkan dapat berlangsung lebih teratur, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian publikasi.
PENYUSUNAN RUBRIKASI BULETIN
Materi juga memperkenalkan pentingnya rubrikasi atau pembagian isi buletin ke dalam beberapa bagian yang terstruktur. Susunan rubrik yang jelas membantu pembaca menemukan informasi sesuai kebutuhan serta memberikan alur penyajian yang lebih nyaman.
Contoh rubrikasi yang diperkenalkan terdiri atas tiga bagian utama, yaitu halaman pembuka, liputan utama, dan halaman penutup.
1. Halaman Pembuka
Halaman pembuka dapat memuat sampul utama dengan informasi mengenai judul buletin, edisi penerbitan, dan foto kegiatan yang menjadi identitas visual publikasi. Bagian ini juga dapat dilengkapi dengan salam redaksi berupa pengantar singkat dari ketua OSIS atau pembina.
2. Liputan Utama
Liputan utama berisi informasi mengenai kegiatan penting organisasi, seperti puncak acara, pentas seni, bakti sosial, dan program lainnya. Materi juga memperkenalkan rubrik profil tokoh yang dapat memuat wawancara dengan siswa berprestasi atau pembina kegiatan ekstrakurikuler.
3. Halaman Penutup
Halaman penutup dapat berisi galeri lensa berupa kolase foto panitia dan peserta kegiatan. Selain itu, bagian ini dapat dilengkapi informasi tambahan, seperti kalender kegiatan, informasi ringan, dan fakta menarik yang relevan dengan pembaca.
Melalui rubrikasi yang sistematis, buletin dapat menghadirkan informasi yang beragam tanpa kehilangan keteraturan dan konsistensi penyajian.
TEKNIK PENULISAN LAPORAN KEGIATAN
Penulisan laporan kegiatan menjadi salah satu bagian penting dalam penerbitan buletin. Materi memperkenalkan teknik penulisan yang menggabungkan pembukaan berita yang kuat, kelengkapan unsur informasi, serta kutipan narasumber.
1. Teras Berita yang Kuat
Paragraf pembuka sebaiknya diawali dengan fakta yang paling menarik atau paling penting dari kegiatan yang diberitakan. Teras berita yang kuat membantu pembaca memahami inti informasi sejak awal.
2. Kelengkapan Unsur 5W+1H
Penulisan laporan perlu memperhatikan unsur 5W+1H, yaitu What, Who, When, Where, Why, dan How. Dalam konteks laporan kegiatan organisasi, unsur tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan nama acara, waktu, lokasi, peserta, tujuan, serta rangkaian pelaksanaan kegiatan.
3. Kutipan Narasumber
Penyertaan kutipan dari ketua panitia atau peserta dapat membantu menghidupkan laporan. Keterangan langsung dari narasumber memberikan sudut pandang tambahan dan memperkuat informasi yang disajikan.
Dengan menerapkan ketiga teknik tersebut, laporan kegiatan diharapkan menjadi lebih informatif, terstruktur, dan mampu menggambarkan peristiwa secara jelas kepada pembaca.
PRINSIP TATA LETAK DAN DESAIN BULETIN
Selain kualitas isi, materi juga menekankan pentingnya tata letak atau layout dalam pembuatan buletin. Desain yang rapi dapat membantu pembaca mengikuti alur informasi dan membedakan bagian-bagian penting dalam satu halaman.
Salah satu prinsip yang diperkenalkan adalah penggunaan sistem grid dan kolom. Materi menyarankan penggunaan tata letak dua sampai tiga kolom agar konten lebih mudah dibaca serta memiliki komposisi halaman yang teratur.
Penggunaan ruang lega atau jarak antarelemen juga menjadi bagian penting dalam desain. Jarak yang cukup antara foto, judul, dan teks dapat mengurangi kesan penuh serta membantu pembaca memusatkan perhatian pada informasi utama.
Materi menampilkan perbandingan antara desain yang tidak rapi dengan susunan yang menggunakan grid tiga kolom. Melalui ilustrasi tersebut, peserta diperkenalkan pada pentingnya konsistensi tata letak, keseimbangan visual, dan keteraturan penempatan konten.
TIPOGRAFI DAN KETERBACAAN INFORMASI
Tipografi merupakan unsur desain yang berperan dalam menentukan kenyamanan pembaca ketika mengakses informasi. Pemilihan jenis huruf, ukuran teks, dan kontras warna perlu diperhatikan agar isi buletin dapat dibaca dengan jelas.
Materi memperkenalkan prinsip penggunaan maksimal dua jenis font, dengan satu jenis huruf digunakan untuk judul dan satu jenis lainnya untuk teks isi. Pembatasan variasi font bertujuan menciptakan keseragaman tampilan serta menghindari kesan desain yang terlalu ramai.
Perbedaan ukuran antara judul utama, subjudul, dan isi juga diperlukan untuk membangun hierarki informasi. Judul utama harus terlihat lebih menonjol, sedangkan subjudul berfungsi membantu pembaca memahami pembagian pembahasan.
Selain itu, kontras antara warna tulisan dan latar belakang perlu dijaga agar teks tetap nyaman dibaca. Melalui prinsip tersebut, peserta diarahkan untuk menghasilkan buletin yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efektif dalam menyampaikan informasi.
KUALITAS VISUAL DAN PEMILIHAN FOTO
Kualitas visual merupakan faktor penting dalam mendukung penyajian informasi pada buletin. Foto dan ilustrasi yang digunakan perlu memiliki kualitas yang memadai serta relevan dengan isi berita atau laporan kegiatan.
Materi menekankan pentingnya memilih dokumentasi asli dengan resolusi tinggi agar hasil publikasi terlihat jelas. Penggunaan foto yang tajam dan sesuai konteks juga dapat membantu pembaca memahami kegiatan yang sedang diberitakan.
Dalam pemilihan warna, materi menyarankan penggunaan maksimal tiga warna utama agar desain terlihat selaras. Palet warna yang konsisten dapat membangun identitas visual buletin sekaligus mencegah tampilan yang terlalu ramai.
Melalui kombinasi antara foto berkualitas, pemilihan warna yang harmonis, dan tata letak yang teratur, organisasi dapat menghasilkan publikasi dengan tampilan yang lebih profesional dan mudah dipahami.
PRAKTIK DESAIN MENGGUNAKAN CANVA
Materi juga memuat bagian praktik desain menggunakan aplikasi Canva. Aplikasi tersebut diperkenalkan sebagai sarana untuk menyusun tampilan buletin dalam bentuk cetak maupun digital.
Melalui penggunaan Canva, peserta dapat menerapkan prinsip desain yang telah dibahas, seperti pembagian kolom, pemilihan tipografi, pengaturan warna, penggunaan foto, serta penempatan berbagai elemen informasi dalam satu halaman.
Pembahasan praktik Canva menjadi penghubung antara perencanaan konten dan pembuatan produk publikasi. Materi ini diarahkan untuk membantu peserta memahami bahwa desain buletin membutuhkan keselarasan antara isi tulisan, dokumentasi visual, dan keteraturan tata letak.
EKSPOR DAN DISTRIBUSI BULETIN CETAK SERTA DIGITAL
Tahap akhir yang dibahas dalam materi adalah proses ekspor dan distribusi buletin. Setelah konten selesai disusun dan desain diperiksa, publikasi perlu disimpan dalam format yang sesuai dengan media penyebarannya.
Untuk kebutuhan cetak, materi menyarankan penggunaan format PDF Print dengan pengaturan CMYK dan crop marks. Format ini ditujukan untuk mempersiapkan dokumen sebelum melalui proses percetakan.
Sementara itu, untuk kebutuhan digital, materi memperkenalkan penggunaan PDF Standard agar dokumen dapat dibagikan dan diakses secara praktis melalui perangkat elektronik.
Distribusi buletin cetak dapat dilakukan dengan menempatkan publikasi di perpustakaan, majalah dinding, pojok baca kelas, dan ruang guru. Penempatan tersebut memungkinkan informasi diakses secara langsung oleh warga sekolah.
Untuk distribusi digital, materi menyarankan pembagian tautan PDF atau flipbook melalui grup WhatsApp angkatan dan bio Instagram. Pendekatan ini memungkinkan publikasi menjangkau pembaca tanpa bergantung pada distribusi fisik.
Melalui kombinasi distribusi cetak dan digital, organisasi dapat memperluas jangkauan informasi sekaligus menyesuaikan metode publikasi dengan kebutuhan dan kebiasaan pembaca.
MANFAAT PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGAN KETERAMPILAN
Materi Buletin memberikan gambaran mengenai keterkaitan antara pengelolaan organisasi, kemampuan jurnalistik, dokumentasi visual, desain grafis, dan pemanfaatan teknologi digital. Seluruh unsur tersebut diperlukan untuk menghasilkan media publikasi yang terencana, informatif, serta memiliki tampilan yang menarik.
Melalui pembelajaran mengenai pembentukan tim redaksi, penyusunan rubrik, penulisan laporan, pengaturan desain, dan distribusi publikasi, peserta diharapkan dapat memahami pentingnya koordinasi serta pembagian tanggung jawab dalam suatu proses penerbitan.
Materi ini juga dapat menjadi referensi dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan menulis, kemampuan mengelola dokumentasi, serta penggunaan aplikasi desain sebagai sarana komunikasi organisasi.
Dengan memanfaatkan media buletin secara terencana, organisasi memiliki kesempatan untuk mendokumentasikan kegiatan, memperkenalkan prestasi, membangun komunikasi, serta menyediakan ruang bagi anggota untuk menghasilkan karya yang bermanfaat.
Secara keseluruhan, pembelajaran ini menekankan bahwa kualitas sebuah buletin tidak hanya ditentukan oleh keindahan desain, tetapi juga oleh kelengkapan informasi, keteraturan redaksi, kualitas dokumentasi, dan kemampuan menyampaikan pesan kepada pembaca secara efektif.
PROFIL DAN CV PEMATERI
MUHAMMAD KHASANUL BISRI
Fotografer | Videografer | Desain Grafis | Owner Gudang Moto | Tim Cakra Outbound
Muhammad Khasanul Bisri merupakan seorang fotografer dan videografer yang memiliki keterampilan dalam bidang fotografi, videografi, serta desain grafis. Ia memiliki pengalaman dalam kegiatan organisasi kepemudaan dan terlibat dalam aktivitas profesional yang berkaitan dengan dokumentasi visual, pengelolaan usaha, serta penyelenggaraan kegiatan.
Dalam riwayat pendidikannya, Muhammad Khasanul Bisri menempuh pendidikan di MTs Riyadlotut Thalabah Sedan pada periode 2017–2020, kemudian melanjutkan pendidikan di MA Riyadlotut Thalabah Sedan pada periode 2020–2023 dengan mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Pengalaman organisasinya dimulai melalui keterlibatan sebagai anggota OSIS Pramuka MTs Riyadlotut Thalabah Sedan pada periode 2018–2019. Selanjutnya, ia mengemban peran sebagai Kerani Dewan Ambalan MA Riyadlotut Thalabah Sedan pada periode 2021–2022.
Sejak tahun 2022, ia tercatat sebagai anggota Dewan Kerja Cabang Rembang sebagaimana tercantum dalam curriculum vitae. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari keterlibatannya dalam lingkungan organisasi dan kegiatan kepemudaan.
Dalam bidang profesional, Muhammad Khasanul Bisri merupakan owner Gudang Moto sejak tahun 2023. Ia juga tercatat sebagai anggota tim 358 Wedding Organizer sejak tahun 2024 dan anggota tim Cakra Outbound sejak tahun yang sama.
Selain pengalaman pendidikan, organisasi, dan pekerjaan, Muhammad Khasanul Bisri memiliki prestasi sebagai Juara II Lomba Logo Raimuna Nasional XII Tahun 2023. Prestasi tersebut berkaitan dengan bidang kreativitas visual dan desain yang menjadi salah satu keterampilan utamanya.
Melalui pengalaman di bidang fotografi, videografi, desain grafis, dan keterlibatan organisasi, Muhammad Khasanul Bisri memiliki latar belakang yang relevan dengan pembahasan mengenai perencanaan visual, pengelolaan dokumentasi, desain buletin, serta pemanfaatan media digital untuk mendukung kegiatan publikasi organisasi.
IDENTITAS DAN RIWAYAT PENDIDIKAN
Nama Lengkap: Muhammad Khasanul Bisri
Nama Profesional: M. Khasanul Bisri
Bidang Keahlian: Fotografi, Videografi, dan Desain Grafis
- MTs Riyadlotut Thalabah Sedan (2017–2020). Pendidikan tingkat Madrasah Tsanawiyah.
- MA Riyadlotut Thalabah Sedan (2020–2023). Pendidikan tingkat Madrasah Aliyah dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
PRESTASI DAN PENGHARGAAN
- Juara II Lomba Logo Raimuna Nasional XII Tahun 2023. Prestasi dalam kompetisi desain logo sebagaimana tercantum dalam curriculum vitae pemateri.
PENGALAMAN PROFESIONAL
- Owner Gudang Moto (2023–Sekarang). Tercatat sebagai pemilik Gudang Moto sejak tahun 2023. Uraian tugas atau ruang lingkup operasional usaha tidak dirinci dalam dokumen CV.
- Tim 358 Wedding Organizer (2024–Sekarang). Tercatat sebagai bagian dari tim 358 Wedding Organizer sejak tahun 2024.
- Tim Cakra Outbound (2024–Sekarang). Tercatat sebagai bagian dari tim Cakra Outbound sejak tahun 2024.
PENGALAMAN ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN
- Anggota OSIS Pramuka MTs Riyadlotut Thalabah Sedan (2018–2019). Keterlibatan dalam organisasi kesiswaan dan kegiatan kepramukaan pada jenjang Madrasah Tsanawiyah.
- Kerani Dewan Ambalan MA Riyadlotut Thalabah Sedan (2021–2022). Pengalaman organisasi dengan jabatan Kerani pada Dewan Ambalan.
- Anggota Dewan Kerja Cabang Rembang (2022–Sekarang). Keterlibatan dalam organisasi kepemudaan dan kepramukaan di lingkungan Dewan Kerja Cabang Rembang.
BIDANG KEAHLIAN
- Fotografi. Bidang keterampilan yang berkaitan dengan pengambilan gambar dan dokumentasi visual.
- Videografi. Bidang keterampilan yang berkaitan dengan perekaman serta pembuatan dokumentasi dalam bentuk video.
- Desain Grafis. Bidang keterampilan yang berkaitan dengan pengolahan unsur visual dan penyusunan tampilan desain untuk berbagai kebutuhan.
KOMPETENSI PERSONAL
Berdasarkan curriculum vitae yang disampaikan, Muhammad Khasanul Bisri memiliki keterampilan utama dalam bidang fotografi, videografi, dan desain grafis. Keterampilan tersebut berkaitan dengan proses pengambilan, pengolahan, dan penyajian dokumentasi visual. Pengalamannya sebagai pemilik Gudang Moto, anggota tim 358 Wedding Organizer, serta anggota tim Cakra Outbound menunjukkan keterlibatan dalam lingkungan kerja dan kegiatan profesional. Selain itu, riwayat organisasi pada OSIS Pramuka, Dewan Ambalan, dan Dewan Kerja Cabang Rembang menjadi bagian dari pengalaman yang relevan dengan pengelolaan kegiatan, komunikasi, serta kerja sama dalam organisasi.
PERAN SEBAGAI PEMATERI
Melalui materi Buletin: Strategi Redaksi, Penulisan Laporan, Desain Canva, serta Distribusi Cetak dan Digital, Muhammad Khasanul Bisri menyajikan pembelajaran mengenai proses pembuatan media publikasi organisasi yang menggabungkan kemampuan jurnalistik, dokumentasi, desain visual, dan pemanfaatan teknologi digital. Latar belakangnya dalam bidang fotografi, videografi, dan desain grafis memiliki keterkaitan langsung dengan pembahasan mengenai kualitas foto, tata letak, tipografi, pengaturan warna, serta penggunaan aplikasi Canva untuk menyusun publikasi.
Materi yang disusun juga memperkenalkan pentingnya pembentukan tim redaksi, pembagian tanggung jawab, penyusunan rubrikasi, penulisan laporan kegiatan, serta pemilihan format distribusi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Melalui pembelajaran tersebut, peserta diharapkan dapat memahami tahapan penerbitan buletin secara lebih sistematis dan mengembangkan kemampuan menghasilkan publikasi yang informatif, menarik, serta mudah diakses. Pengetahuan ini dapat menjadi bekal bagi pelajar dan pengurus organisasi dalam mendokumentasikan kegiatan, memperkenalkan prestasi, meningkatkan kreativitas, dan membangun media komunikasi yang bermanfaat.
MOTTO PEMATERI
“Jangan Pernah Menyerah Untuk Mencoba dan Jangan Mencoba Untuk Menyerah.”
Motto tersebut tercantum dalam curriculum vitae Muhammad Khasanul Bisri sebagai pesan mengenai pentingnya keberanian untuk mencoba dan ketekunan dalam menghadapi tantangan.
MEDIA SOSIAL DAN KONTAK
Instagram Pribadi: @m.khsnlbsr
Instagram Gudang Moto: @gudang.moto