CAKRA OUTBOUND Konsultasi & booking:

← Kembali ke Perpustakaan

Thumbnail JURNALISTIK BY KAK FUAD
Materi

JURNALISTIK BY KAK FUAD

Terbit 19-10-2026

Deskripsi

JURNALISTIK SEKOLAH – MEMBANGUN KREATIVITAS, LITERASI, DAN KETERAMPILAN MENULIS BERITA

Pemateri: M. Fuad S.T.

Sasaran: Pelajar, Pengurus Organisasi Kesiswaan, Peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), dan Penggiat Jurnalistik Sekolah

Lokasi Kegiatan: Tidak tercantum secara spesifik dalam dokumen; materi ditujukan untuk LDKS MA Riyadlotut Thalabah Sedan.

Tahun Kegiatan: 2026

Jumlah Halaman: 15 Slide

Kategori: Jurnalistik, Literasi Digital, Kepenulisan, Komunikasi, Pengembangan Diri, dan Organisasi Kesiswaan

DESKRIPSI SINGKAT

Materi Jurnalistik Sekolah yang disusun oleh M. Fuad S.T. untuk kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) MA Riyadlotut Thalabah Sedan tahun 2026 membahas keterampilan dasar jurnalistik, penulisan berita, pengelolaan informasi, dan pembuatan buletin sekolah. Melalui pembahasan unsur berita 5W+1H, teknik penulisan berita, penyusunan judul menarik, pembuatan caption atau takarir, serta prinsip desain buletin yang efektif, peserta diajak mengembangkan kreativitas dan kemampuan komunikasi tertulis. Materi ini diharapkan dapat membekali pelajar dengan keterampilan mendokumentasikan kegiatan, menyampaikan informasi secara akurat, serta menghasilkan publikasi sekolah yang informatif, kreatif, dan bermanfaat.

Baca Selengkapnya Tampilkan Ringkasan

DESKRIPSI LENGKAP MATERI

Jurnalistik merupakan salah satu bidang penting dalam pengembangan literasi, komunikasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Di lingkungan pendidikan, kegiatan jurnalistik dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar mengumpulkan informasi, mengolah fakta, menulis berita, mendokumentasikan kegiatan, serta menyampaikan berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan sekolah kepada masyarakat.

Melalui materi Jurnalistik Sekolah yang disusun oleh M. Fuad S.T. untuk kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) MA Riyadlotut Thalabah Sedan tahun 2026, peserta diperkenalkan pada konsep dasar jurnalistik dan keterampilan praktis dalam membuat publikasi sekolah. Materi ini memberikan pemahaman mengenai proses penyusunan berita, teknik penulisan yang menarik, pengelolaan buletin, serta pemanfaatan media cetak dan digital sebagai sarana penyampaian informasi.

Jurnalistik sekolah dijelaskan sebagai kegiatan mengumpulkan, menulis, dan menyebarkan informasi yang berkaitan dengan aktivitas sekolah. Kegiatan tersebut bertujuan mendokumentasikan berbagai peristiwa dan menginformasikan kegiatan kepada siswa, guru, orang tua, serta pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap perkembangan sekolah.

Produk jurnalistik sekolah dapat berupa berita, hasil wawancara, opini, artikel, foto dokumentasi, serta berbagai bentuk publikasi lainnya. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menulis, memperluas wawasan, meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

MEMAHAMI UNSUR-UNSUR BERITA

Salah satu pembahasan utama dalam materi ini adalah pengenalan enam unsur penting dalam penulisan berita yang dikenal dengan konsep 5W+1H. Keenam unsur tersebut digunakan untuk memastikan informasi yang disampaikan memiliki kelengkapan, kejelasan, dan ketepatan.

  1. What (Apa). Menjelaskan peristiwa atau kejadian utama yang menjadi pokok pemberitaan.
  2. Who (Siapa). Mengidentifikasi pihak, tokoh, atau pelaku yang terlibat dalam suatu peristiwa.
  3. When (Kapan). Menjelaskan waktu berlangsungnya peristiwa atau kegiatan yang diberitakan.
  4. Where (Di Mana). Menunjukkan lokasi atau tempat berlangsungnya peristiwa.
  5. Why (Mengapa). Menguraikan alasan, penyebab, atau latar belakang terjadinya suatu peristiwa.
  6. How (Bagaimana). Menjelaskan proses, tahapan, atau kronologi terjadinya peristiwa.

Melalui penerapan keenam unsur tersebut, peserta diharapkan mampu menyusun berita yang memiliki informasi lengkap, mudah dipahami, dan sesuai dengan fakta yang diperoleh. Prinsip ini menjadi dasar penting dalam proses peliputan serta penulisan berita sekolah.

TEKNIK MENULIS BERITA YANG MENARIK

Setelah memahami unsur-unsur berita, materi dilanjutkan dengan pembahasan mengenai cara menyusun berita yang menarik dan informatif. Penulisan berita tidak hanya membutuhkan kelengkapan informasi, tetapi juga keterampilan memilih fakta, menyusun kalimat, serta menyajikan informasi dengan bahasa yang tepat.

Materi menekankan beberapa prinsip penting dalam menulis berita, yaitu menggunakan bahasa yang jelas, singkat, dan mudah dipahami; memusatkan pembahasan pada fakta yang relevan; serta membangun paragraf pembuka yang kuat untuk menarik perhatian pembaca.

Selain itu, penggunaan kutipan narasumber dapat membantu memperkuat informasi yang disampaikan. Kutipan yang relevan memungkinkan pembaca memahami suatu peristiwa melalui keterangan langsung dari pihak yang mengetahui atau terlibat dalam kejadian tersebut.

Peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya pemilihan informasi yang memiliki nilai berita. Dengan demikian, tulisan tidak hanya menjadi rangkaian kalimat, tetapi mampu memberikan pengetahuan, memperjelas suatu peristiwa, dan memenuhi kebutuhan informasi pembaca.

PEMBUATAN BULETIN KELAS DAN SEKOLAH

Salah satu fokus utama materi Jurnalistik Sekolah adalah pengenalan dan pembuatan buletin sebagai media publikasi kegiatan sekolah. Buletin merupakan sarana penyampaian informasi yang dapat memuat berita kegiatan, prestasi siswa, artikel, opini, pengumuman, serta berbagai dokumentasi aktivitas sekolah.

Pembuatan buletin memiliki sejumlah manfaat, antara lain mendokumentasikan kegiatan dan prestasi siswa, mempererat komunikasi antara siswa, guru, dan orang tua, serta menyediakan ruang bagi peserta didik untuk menyalurkan kreativitas dan bakat jurnalistik.

Buletin sekolah juga dapat menjadi arsip perjalanan lembaga pendidikan karena memuat berbagai peristiwa, pencapaian, dan aktivitas yang berlangsung dalam periode tertentu. Dengan pengelolaan yang baik, buletin tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi dokumentasi perkembangan sekolah yang dapat dimanfaatkan pada masa mendatang.

Dalam materi ini, peserta diperkenalkan pada pentingnya membuat buletin yang memiliki judul menarik, caption yang relevan, isi yang terstruktur, serta tampilan visual yang mendukung kenyamanan membaca.

LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS MEMBUAT BULETIN

Materi menyajikan lima langkah praktis dalam proses pembuatan buletin kegiatan sekolah. Langkah tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami tahapan penyusunan publikasi secara sistematis, mulai dari perencanaan informasi hingga pemeriksaan akhir sebelum diterbitkan.

  1. Menentukan Sudut Pandang atau Angle yang Menarik. Memilih fokus pemberitaan agar informasi yang disampaikan memiliki arah pembahasan yang jelas dan relevan bagi pembaca.
  2. Mengumpulkan Berita, Foto, dan Informasi Kegiatan. Menghimpun bahan publikasi melalui pengamatan, dokumentasi, dan pengumpulan informasi yang berkaitan dengan kegiatan sekolah.
  3. Menyusun Isi Buletin Secara Terstruktur. Mengatur berita utama, rubrik, foto, pengumuman, serta informasi pendukung dalam susunan yang mudah dipahami.
  4. Membuat Desain dan Tata Letak. Menggunakan perangkat desain untuk mengatur tampilan halaman, komposisi teks, penempatan gambar, serta keterbacaan informasi.
  5. Melakukan Peninjauan dan Koreksi. Memeriksa kembali isi, penulisan, kelengkapan informasi, dan tata letak sebelum buletin dicetak atau dibagikan melalui media digital.

Melalui tahapan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami bahwa pembuatan buletin membutuhkan kerja sama antara proses peliputan, penulisan, penyuntingan, desain, dan pemeriksaan hasil akhir.

DESAIN BULETIN SEKOLAH YANG EFEKTIF

Selain membahas isi pemberitaan, materi juga menekankan pentingnya aspek visual dalam pembuatan buletin sekolah. Desain yang menarik dapat membantu pembaca memahami informasi, menemukan berita utama, serta membedakan berbagai rubrik dalam satu publikasi.

Materi menyajikan beberapa contoh gaya desain buletin, yaitu gaya formal, gaya ceria, dan gaya digital modern. Masing-masing gaya dapat disesuaikan dengan karakter sekolah, tujuan penerbitan, serta kebutuhan pembaca.

Dalam menyusun desain buletin, peserta diperkenalkan pada beberapa prinsip dasar, antara lain memilih kombinasi warna yang harmonis, menjaga kontras antara teks dan latar belakang, menggunakan jenis huruf yang jelas, memilih ukuran teks yang nyaman dibaca, serta menyisipkan foto yang berkualitas dan relevan.

Tata letak juga perlu dibuat rapi dan konsisten pada seluruh halaman agar publikasi terlihat terstruktur dan profesional. Melalui perpaduan antara isi yang informatif dan desain yang baik, buletin sekolah diharapkan mampu menarik perhatian pembaca tanpa mengurangi kualitas informasi.

TEKNIK MEMBUAT JUDUL BULETIN YANG MENARIK

Judul menjadi salah satu unsur penting dalam sebuah publikasi karena berfungsi memperkenalkan pokok informasi dan menarik perhatian pembaca. Oleh karena itu, materi memberikan pembahasan khusus mengenai cara menyusun judul berita dan buletin yang singkat, padat, jelas, serta sesuai dengan isi.

Peserta diperkenalkan pada anjuran membuat judul yang tidak terlalu panjang, dengan contoh batas sekitar 10–13 kata atau dapat dibaca dalam satu tarikan napas. Judul sebaiknya langsung menuju inti pembahasan dan menghindari penggunaan singkatan atau akronim yang berpotensi membingungkan pembaca.

Untuk meningkatkan daya tarik, materi menyarankan penggunaan kata kerja aktif, format judul dua bagian dengan tanda titik dua, pemanfaatan angka apabila relevan, serta penyusunan kalimat yang mampu menimbulkan rasa ingin tahu secara wajar.

Walaupun demikian, daya tarik judul tidak boleh mengorbankan kejujuran informasi. Judul harus sesuai dengan isi berita, menonjolkan nilai atau manfaat informasi, serta menghindari praktik clickbait yang dapat menyesatkan pembaca.

Materi juga menampilkan berbagai contoh judul yang mengangkat topik kehidupan pelajar, seperti pengalaman menulis, senioritas di sekolah, kegagalan dan motivasi meraih prestasi, pengembangan perpustakaan, serta penanganan perundungan. Contoh tersebut digunakan sebagai referensi untuk memahami variasi pendekatan dalam menyusun judul publikasi sekolah.

PENULISAN CAPTION ATAU TAKARIR

Pembahasan selanjutnya berfokus pada keterampilan membuat caption atau takarir yang menarik. Takarir berfungsi memberikan keterangan atau pengantar terhadap suatu informasi, gambar, atau publikasi, khususnya pada media digital.

Materi menekankan pentingnya menggunakan struktur tulisan yang kuat, bahasa yang ringkas, serta teknik penyampaian yang mampu membangkitkan rasa ingin tahu pembaca.

Beberapa teknik yang diperkenalkan dalam penyusunan takarir meliputi penggunaan hook atau kalimat pembuka yang menarik, pengembangan struktur tulisan menjadi bagian pembuka, isi, dan ajakan bertindak atau Call to Action (CTA), serta penggunaan bahasa yang hidup dan tidak kaku.

Hook dapat berupa pertanyaan retoris, fakta yang menarik perhatian, atau permasalahan yang relevan dengan pembaca. Sementara itu, bagian isi digunakan untuk menjelaskan informasi utama secara jelas dan terstruktur, kemudian diakhiri dengan CTA yang mengajak pembaca memberikan tanggapan atau melakukan tindakan tertentu.

Materi juga menekankan pentingnya keterbacaan atau readability melalui penggunaan paragraf pendek, daftar poin apabila diperlukan, serta penonjolan nilai tambah dari informasi yang disampaikan.

Dalam konteks hasil wawancara, takarir sebaiknya merangkum informasi paling penting sehingga pembaca dapat memahami inti pembahasan tanpa harus membaca uraian yang terlalu panjang.

Sebagai ilustrasi, materi menampilkan contoh publikasi media sosial dari akun berita yang menggabungkan informasi utama, keterangan tambahan, pertanyaan kepada pembaca, dan tagar. Contoh tersebut memperlihatkan bagaimana caption dapat digunakan untuk mendukung penyebaran informasi dan meningkatkan keterlibatan pembaca.

PENGEMBANGAN LITERASI DAN KETERAMPILAN JURNALISTIK SISWA

Melalui keseluruhan pembahasan, jurnalistik sekolah diperkenalkan sebagai sarana pengembangan kemampuan literasi, kreativitas, komunikasi, dan berpikir kritis. Kegiatan jurnalistik dapat melatih siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan, mampu membedakan informasi yang penting, serta menyampaikan peristiwa secara runtut dan bertanggung jawab.

Kemampuan membuat berita dan buletin juga dapat membantu peserta didik mengembangkan keterampilan bekerja sama, melakukan observasi, menulis, melakukan penyuntingan, serta mengelola informasi dalam berbagai bentuk publikasi.

Materi ini mengajak peserta untuk mulai mengumpulkan berita, informasi, serta foto kegiatan yang terdapat di lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan publikasi sekolah yang mampu mendokumentasikan aktivitas, menyampaikan aspirasi, serta memperkenalkan karya dan prestasi siswa.

Pada bagian penutup, materi menyampaikan pesan mengenai pentingnya jurnalistik sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian sosial.

“Jurnalistik sekolah melatih berpikir kritis, menyampaikan kebenaran, dan membangun kepedulian. Buletin menjadi media komunikasi yang informatif sekaligus arsip perjalanan sekolah.”

Melalui materi Jurnalistik Sekolah, peserta diharapkan mampu memahami dasar-dasar jurnalistik, mengenali unsur-unsur berita, menyusun tulisan yang menarik, membuat judul dan takarir yang efektif, serta mengembangkan buletin sekolah sebagai media komunikasi dan dokumentasi kegiatan.

Materi ini dapat menjadi referensi pembelajaran bagi pelajar, pengurus organisasi kesiswaan, guru, pembina ekstrakurikuler, dan masyarakat pendidikan yang ingin mengembangkan kegiatan jurnalistik sebagai sarana peningkatan literasi, kreativitas, kemampuan menulis, dan penyebaran informasi yang bertanggung jawab.

Tautan aktivitas yang tercantum dalam materi: https://padlet.com/diaryarmada11/ldk2026


PROFIL DAN CV PEMATERI

M. FUAD S.T.

Guru | Penulis | Kontributor Media | Penggiat Jurnalistik | Penggiat Kepramukaan

M. Fuad S.T. merupakan seorang guru dan penulis yang memiliki ketertarikan pada dunia kepenulisan, liputan, dan kepramukaan. Ia memiliki pengalaman di bidang pendidikan serta keterlibatan dalam berbagai media kepenulisan, organisasi profesi guru, dan kegiatan pembinaan kepramukaan.

Latar belakang pendidikannya meliputi Sarjana (S1) Bahasa Inggris dari Unirow pada tahun 2010, Sarjana (S1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dari Universitas Terbuka pada tahun 2017, serta Magister (S2) Pendidikan Dasar dari UMK pada tahun 2023.

Dalam bidang pendidikan, M. Fuad memiliki riwayat pekerjaan sebagai guru di SDN 2 Mojosari pada periode 2008–2019, kemudian melanjutkan pengabdiannya sebagai guru di SDN 1 Menoro sejak tahun 2019 sebagaimana tercantum dalam curriculum vitae.

Selain menjalankan profesi sebagai pendidik, ia memiliki pengalaman dalam organisasi profesi guru, antara lain sebagai Pengurus PGRI Cabang Sedan pada periode 2020–2025 dan Pengurus SLCC PGRI Kabupaten Rembang sejak tahun 2020. Ia juga tercatat sebagai bagian dari Korps Pelatih Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rembang sejak tahun 2021.

Dalam dunia kepenulisan, M. Fuad memiliki pengalaman sebagai kontributor dan penulis pada sejumlah media, seperti UC WE Media, Jurnalistika, Domestik.id, jaringan Suara.com, Yoursay.id, dan Melintas.id. Ia juga pernah mengemban peran sebagai Wakil Pemimpin Redaksi (Wapimred) Domestik.id pada tahun 2023–2024.

Karya kepenulisannya mencakup keterlibatan dalam antologi cerpen serta antologi puisi. Selain itu, ia mencatatkan sejumlah penghargaan dalam bidang kepenulisan, termasuk lomba cerpen dan penulisan artikel tingkat nasional.

Melalui pengalaman sebagai pendidik, penulis, kontributor media, dan penggiat organisasi, M. Fuad memiliki latar belakang yang relevan untuk membagikan pengetahuan mengenai jurnalistik sekolah, penulisan berita, pengembangan literasi, serta pemanfaatan media publikasi sebagai sarana pendidikan dan komunikasi.

IDENTITAS DAN RIWAYAT PENDIDIKAN

Nama: M. Fuad S.T.

Profesi: Guru dan Penulis

Bidang Minat: Kepenulisan, Liputan, dan Kepramukaan

  1. S1 Bahasa Inggris – Unirow (2010). Pendidikan jenjang sarjana pada bidang Bahasa Inggris.
  2. S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) – Universitas Terbuka (2017). Pendidikan jenjang sarjana pada bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
  3. S2 Magister Pendidikan Dasar – UMK (2023). Pendidikan jenjang magister pada bidang Pendidikan Dasar.

PRESTASI DAN PENGHARGAAN

  1. Juara I Lomba Cerpen Hari Guru Nasional Kabupaten Rembang Tahun 2025. Penghargaan dalam kompetisi penulisan cerita pendek yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Rembang.
  2. Best Article Nasional Program Menulis Desa Sejahtera Astra – Honda 2026. Penghargaan artikel terbaik tingkat nasional dalam program kepenulisan Desa Sejahtera Astra – Honda sebagaimana tercantum dalam curriculum vitae.
  3. Best Article Nasional Lomba Menulis “Unity in Diversity” Kedutaan Besar Norwegia 2022. Penghargaan artikel terbaik tingkat nasional dalam kompetisi penulisan bertema Unity in Diversity yang tercantum sebagai kegiatan Kedutaan Besar Norwegia.

PENGALAMAN PROFESIONAL

  1. Guru SDN 2 Mojosari (2008–2019). Pengalaman profesional sebagai tenaga pendidik di SDN 2 Mojosari.
  2. Guru SDN 1 Menoro (2019–Sekarang). Pengalaman profesional sebagai tenaga pendidik di SDN 1 Menoro, dengan periode sejak 2019 sebagaimana tercantum dalam curriculum vitae.
  3. Kontributor UC WE Media (2017–2020). Pengalaman sebagai kontributor pada platform kepenulisan UC WE Media.
  4. Kontributor Jurnalistika (2021). Pengalaman sebagai kontributor pada media Jurnalistika.
  5. Penulis Domestik.id (2023–2024). Pengalaman profesional di bidang kepenulisan melalui media Domestik.id.
  6. Wakil Pemimpin Redaksi (Wapimred) Domestik.id (2023–2024). Pengalaman dalam peran redaksional pada media Domestik.id.
  7. Penulis Jaringan Suara.com (2021–Sekarang). Pengalaman sebagai penulis pada jaringan media Suara.com sebagaimana tercantum dalam dokumen profil.
  8. Penulis Yoursay.id (2021–Sekarang). Pengalaman sebagai penulis pada platform kepenulisan Yoursay.id.
  9. Kontributor Melintas.id (2024–Sekarang). Pengalaman sebagai kontributor pada media Melintas.id.

PENGALAMAN ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN

  1. Pengurus PGRI Cabang Sedan (2020–2025). Keterlibatan dalam organisasi profesi guru di tingkat Cabang Sedan.
  2. Pengurus SLCC PGRI Kabupaten Rembang (2020–Sekarang). Keterlibatan dalam kepengurusan SLCC PGRI Kabupaten Rembang sebagaimana tercantum dalam curriculum vitae.
  3. Korps Pelatih Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Rembang (2021–Sekarang). Keterlibatan dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan kepramukaan di lingkungan Kwartir Cabang Rembang.

KARYA KEPENULISAN

Selain memiliki pengalaman dalam penulisan artikel dan kegiatan jurnalistik, M. Fuad juga mencantumkan keterlibatan dalam sejumlah karya antologi sebagai bagian dari perjalanan kepenulisannya.

  1. Antologi Cerpen Kita dan Putih Abu-Abu (2013). Karya antologi cerita pendek yang tercantum dalam curriculum vitae.
  2. Antologi 1000 Puisi untuk Ibu (2014). Karya antologi puisi yang tercantum dalam curriculum vitae.

BIDANG KEAHLIAN DAN PENGALAMAN

  • Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar.
  • Kepenulisan Artikel dan Cerita Pendek.
  • Jurnalistik dan Penulisan Berita.
  • Liputan dan Pengumpulan Informasi.
  • Pengelolaan Konten dan Kegiatan Redaksional.
  • Penulisan untuk Media Digital.
  • Pengembangan Literasi dan Kreativitas Menulis.
  • Organisasi Profesi Guru.
  • Pembinaan dan Pelatihan Kepramukaan.

KOMPETENSI PERSONAL

Berdasarkan curriculum vitae yang disampaikan, M. Fuad memiliki pengalaman dan minat yang berkaitan dengan pendidikan, kepenulisan, liputan, dan kepramukaan. Riwayat profesinya sebagai guru menunjukkan keterlibatan berkelanjutan dalam lingkungan pendidikan, sedangkan pengalaman sebagai penulis, kontributor, dan Wakil Pemimpin Redaksi berkaitan dengan kegiatan pengolahan informasi, penulisan, dan pengelolaan konten. Keterlibatannya dalam organisasi profesi guru serta Korps Pelatih Kwartir Cabang Rembang juga menjadi bagian dari pengalaman yang relevan dengan komunikasi, kerja sama, dan pembinaan generasi muda.

PERAN SEBAGAI PEMATERI

Dalam materi Jurnalistik Sekolah untuk kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) MA Riyadlotut Thalabah Sedan tahun 2026, M. Fuad S.T. menyajikan pembelajaran mengenai konsep dasar jurnalistik, penulisan berita, unsur-unsur pemberitaan, pembuatan buletin, teknik penyusunan judul, serta pembuatan takarir untuk mendukung penyebaran informasi. Latar belakangnya sebagai guru, penulis, kontributor media, dan penggiat kepenulisan memiliki keterkaitan dengan pembahasan mengenai literasi, komunikasi, dokumentasi kegiatan, dan pengembangan keterampilan jurnalistik di lingkungan sekolah.

Melalui materi yang dilengkapi contoh berita, ilustrasi desain buletin, prinsip penulisan, teknik penyusunan judul, dan contoh publikasi media sosial, peserta diharapkan dapat memahami proses pengelolaan informasi secara lebih sistematis. Pembelajaran ini diarahkan untuk membantu generasi muda meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menulis secara informatif, menyampaikan fakta dengan bertanggung jawab, serta menghasilkan karya jurnalistik yang dapat menjadi media komunikasi dan dokumentasi kegiatan sekolah. Dengan keterampilan tersebut, peserta didorong untuk lebih aktif dalam mengembangkan budaya literasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan pendidikan.

MEDIA SOSIAL DAN KONTAK

Instagram: @mfuadtsania

Email: diary.armada11@gmail.com

Buka Materi ↗
0

Komentar

Bagikan tanggapan Anda. Komentar baru akan tampil setelah disetujui admin.

Baca Materi Lainnya

Menyiapkan rekomendasi bacaan…

WhatsApp WhatsApp